Sabtu, 25 Juni 2016

Harap yang Tak Pernah Putus

Bila harap ini selalu ada
Hanyalah kepada-Mu Sang Maha Pengasih
Berlumpur pekat dosa
Bergelimang maksiat
Kotor diri tak ada suci
Berlari, berjalan, merangkak mendekat
Taubat dan maksiat silih berganti

Wahai dzat Yang Maha Suci
Sungguh hamba malu pada-Mu
Setiap kali lisan ini meminta

Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau
Hamba yang berdosa memohon ampunan-Mu
Berharap jannah-Mu
Hamba berlindung kepada-Mu dari siksa neraka
Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun
Yang selalu mencintai ampunan, ampunilah hamba

Tak ada lagi tempat hamba berharap
Karena harap yang tak pernah putus,
Hanyalah kusandarkan kepada-Mu


(Ary H. – Selong, 21 Ramadhan 1437 H)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar