Menyebut namanya, teringat akan seorang muslimah
keturunan para Nabi nan berhati mulia. Suaminya adalah Rasulullah Saw, kakek
buyut atau leluhurnya adalah Nabi Harun a.s. dan paman buyutnya adalah Nabi
Musa a.s. Menurut Imam Adz-Dzahabi, nama lengkapnya adalah Shofiyah binti Huyay
bin Akhtab bin Sa'yah, keturunan Al Lawi bin nabi Israil bin Ishaq bin Ibrahim.
Shofiyah r.a. berasal dari Yahudi Khaibar.
Ayahnya merupakan tokoh Yahudi Khaibar dan ibunya keturunan Bani Quraidzah.
Meskipun demikian, kecerdasannya telah mengantarkannya menuju hidayah Islam.
Sebelum dinikahi oleh Rasulullah Saw, ia pernah bermimpi seakan bulan jatuh ke
dalam kamarnya. Mimpi yang hampir sama dengan yang pernah dialami oleh istri
pertama Rasulullah Saw, Khadijah r.a.
Al Hafidz Abu Nu'aim berkata bahwa Shofiyah
merupakan wanita yang bertaqwa, suci dan selalu menitikkan air mata. Kemudian
menurut Adz-Dzahabi, Shofiyah merupakan wanita mulia, berakal, keturunan
bangsawan, cantik dan taat beragama.
Secara bahasa, arti namanya adalah suci
atau murni.
Merujuk pada akar katanya, yakni
"Shofa". Nama ini juga mengingatkan al faqir pada sebuah kitab
karangan Syaikh Muhammad Hawari, yang merupakan syarah dari kitab
"Attakattul Hizbi" karangan syaikh Taqiyuddin An Nabhani rahimahullahu
ta'ala.
Syaikh Muhammad Hawari menjelaskan bahwa
pemikiran Islam itu membutuhkan "Shifa" (pemurnian). Yang dimaksud
oleh beliau bahwa shifa bermakna "wudluh ar ru'yah" (gamblang), yakni
bahwa keterkaitan pemikiran tersebut dan dasar (aqidah)-nya dapat dipahami
dengan jelas. Sehingga setiap hukum syariah yang didakwahkan harus berkaitan
dengan dalil yang membangunnya. Oleh karena itu, Shofiyyah bisa bermakna wanita
yang mengemban pemikiran islami yang jelas dalil dan sumbernya.
Di masa depan, saat Islam berkuasa, banyak
dibutuhkan perempuan pendidik yang bertaqwa, cerdas serta mengemban pemikiran
Islam yang murni dan gamblang. Karena kekuatan Islam terletak pada kemurnian
pemikirannya. Pemikiran yang hanya bersumber pada aqidah Islam dan tidak
tercampuri pemikiran-pemikiran asing di luar Islam.
Semoga akan banyak terlahir para muslimah
yang murni agamanya karena Allah semata, dan engkau merupakan salah satunya,
Shofiyya Dinuha Lillah.
Allohumma sholli 'ala sayyidina Muhammad wa
'ala alihi wa shohbihi ajma'in. Aamiin.
Nak,
inilah dunia. InsyaAllah, kelak di masamu timur hingga ke baratnya serta utara
sampai ke selatannya, akan dikuasai oleh kaum muslim.
Allah
Swt akan memuliakan Islam dan kaum muslim dengan tegaknya kembali hukum-hukum
Allah Swt. Engkau adalah muslimah pendidik generasi para pembebas dan para
mujahid, pencetak para ulama dan mujtahid serta penyokong para ilmuwan dan pemikir
Islam.
Allah
Swt akan menghinakan kekufuran dan mengantarkan para pemeluknya ke dalam Islam
secara berbondong-bondong. Dan Allah Swt Maha Menepati janji dan Maha Kuasa
atas segala sesuatu.
Nak,
kemurnian pemikiranmu yang terpancar dari aqidah Islamiyyah akan dibutuhkan
umat manusia. Lakukanlah karena Allah Ta'ala semata. Karena, #MasaDepanMilikIslam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar