Rabu, 15 November 2017

Shofiyya

Menyebut namanya, teringat akan seorang muslimah keturunan para Nabi nan berhati mulia. Suaminya adalah Rasulullah Saw, kakek buyut atau leluhurnya adalah Nabi Harun a.s. dan paman buyutnya adalah Nabi Musa a.s. Menurut Imam Adz-Dzahabi, nama lengkapnya adalah Shofiyah binti Huyay bin Akhtab bin Sa'yah, keturunan Al Lawi bin nabi Israil bin Ishaq bin Ibrahim.
Shofiyah r.a. berasal dari Yahudi Khaibar. Ayahnya merupakan tokoh Yahudi Khaibar dan ibunya keturunan Bani Quraidzah. Meskipun demikian, kecerdasannya telah mengantarkannya menuju hidayah Islam. Sebelum dinikahi oleh Rasulullah Saw, ia pernah bermimpi seakan bulan jatuh ke dalam kamarnya. Mimpi yang hampir sama dengan yang pernah dialami oleh istri pertama Rasulullah Saw, Khadijah r.a.
Al Hafidz Abu Nu'aim berkata bahwa Shofiyah merupakan wanita yang bertaqwa, suci dan selalu menitikkan air mata. Kemudian menurut Adz-Dzahabi, Shofiyah merupakan wanita mulia, berakal, keturunan bangsawan, cantik dan taat beragama.
Secara bahasa, arti namanya adalah suci atau murni.
Merujuk pada akar katanya, yakni "Shofa". Nama ini juga mengingatkan al faqir pada sebuah kitab karangan Syaikh Muhammad Hawari, yang merupakan syarah dari kitab "Attakattul Hizbi" karangan syaikh Taqiyuddin An Nabhani rahimahullahu ta'ala.
Syaikh Muhammad Hawari menjelaskan bahwa pemikiran Islam itu membutuhkan "Shifa" (pemurnian). Yang dimaksud oleh beliau bahwa shifa bermakna "wudluh ar ru'yah" (gamblang), yakni bahwa keterkaitan pemikiran tersebut dan dasar (aqidah)-nya dapat dipahami dengan jelas. Sehingga setiap hukum syariah yang didakwahkan harus berkaitan dengan dalil yang membangunnya. Oleh karena itu, Shofiyyah bisa bermakna wanita yang mengemban pemikiran islami yang jelas dalil dan sumbernya.
Di masa depan, saat Islam berkuasa, banyak dibutuhkan perempuan pendidik yang bertaqwa, cerdas serta mengemban pemikiran Islam yang murni dan gamblang. Karena kekuatan Islam terletak pada kemurnian pemikirannya. Pemikiran yang hanya bersumber pada aqidah Islam dan tidak tercampuri pemikiran-pemikiran asing di luar Islam.
Semoga akan banyak terlahir para muslimah yang murni agamanya karena Allah semata, dan engkau merupakan salah satunya, Shofiyya Dinuha Lillah.
Allohumma sholli 'ala sayyidina Muhammad wa 'ala alihi wa shohbihi ajma'in. Aamiin.

Nak, inilah dunia. InsyaAllah, kelak di masamu timur hingga ke baratnya serta utara sampai ke selatannya, akan dikuasai oleh kaum muslim.
Allah Swt akan memuliakan Islam dan kaum muslim dengan tegaknya kembali hukum-hukum Allah Swt. Engkau adalah muslimah pendidik generasi para pembebas dan para mujahid, pencetak para ulama dan mujtahid serta penyokong para ilmuwan dan pemikir Islam.
Allah Swt akan menghinakan kekufuran dan mengantarkan para pemeluknya ke dalam Islam secara berbondong-bondong. Dan Allah Swt Maha Menepati janji dan Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Nak, kemurnian pemikiranmu yang terpancar dari aqidah Islamiyyah akan dibutuhkan umat manusia. Lakukanlah karena Allah Ta'ala semata. Karena, #MasaDepanMilikIslam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar