Kamis, 16 November 2017

Nasihat Aqiqah (2)

Nak, hidup itu selalu berkaitan dengan pengorbanan. Mau menjadi mukmin maupun kafir. Mau jadi ahli taat maupun ahli maksiat. Semuanya butuh pengorbanan. Namun demikian, semua pengorbanan itu tentu akan ada balasan serta nilainya. Dan kita berharap, pengorbanan kita akan selalu berbalas keridloan dan bernilai pahala dari Allah Swt. Aamiin.

Pada waktunya nanti, kamu akan mendengarkan atau membaca kisah tentang bagaimana kerja kerasnya Raja Namruz untuk memerangi agama tauhid yang dibawa Nabi Ibrahim a.s. Kamu juga akan mengetahui bagaimana kisah pengorbanan tenaga, pikiran dan harta Fir'aun untuk memerangi Nabi Musa a.s. Begitu pula pengorbanan pasukan raja lalim Ashabul Ukhdud untuk membungkam keimanan rakyatnya.

Selain itu, kamu pula pasti akan mendengar kisah tentang pengorbanan pikiran, tenaga, waktu serta harta dari tokoh semisal Abu Jahal, Abu Lahab dan Umayah dalam memerangi Islam. Atau pula pengorbanan seorang tokoh Yahudi Huyai bin Akhtab dalam memusuhi Rasulullah di Madinah. Bahkan ketika dieksekusi oleh Rasulullah Saw., tak ada sedikit pun penyesalan terucap dari mulutnya. Malahan dengan sikap sok ksatria, ia berkata kepada Rasulullah Saw:

"Demi Allah, aku sedikit pun tidak menyesal karena memusuhimu. Namun siapa pun yang dikalahkan Allah, pasti kalah."

Kemudian ia berkata kepada semua yang hadir,
"Wahai kalian semua, tidaklah mengapa dengan putusan Allah. Taqdir, qadar dan pembantaian sudah ditetapkan Allah untuk Bani Israil."

Akan tetapi, kamu tak perlu kagum sedikit pun terhadap pengorbanan mereka. Karena pengorbanan mereka adalah pengorbanan yang akan berbalas murka dan bernilai siksa dari Allah Swt.

Anakku, engkau hanya perlu kagum atas pengorbanan para Nabi, para sahabat, kaum mukmin, orang-orang shalih, para syuhada dan shiddiqin dalam menggenggam ketaatan kepada Allah Swt. Karena pengorbanan mereka-lah pengorbanan yang benar.

Oleh karena itulah, kami ingin menyambut kelahiranmu dengan sebuah pengorbanan. Pengorbanan yang disunnahkan oleh Allah Swt, ibadah aqiqah namanya. Dengan diawali kalimah basmalah, hamdalah, syahadat serta shalawat; Diiringi dengan takbir, dengan nama Allah, disembelihlah hewan aqiqah dari Shofiyya Dinuha Lillah binti Ary.

Kami berharap, semoga Allah Swt menerima pengorbanan ini dan membimbingmu menjadi wanita shalihah, yang selalu siap berkorban menuju ridlo Allah Ta'ala serta menjadikanmu menjadi seorang yang "murni agamanya karena Allah Swt semata." Aamiin.

Robbana hablana min azwajina wa min dzurriyatina qurrota a'yunin waj'alna lil muttaqina imaman. Aamiin. 

#Aqiqah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar