Sabtu, 26 Desember 2015

Untuk Apa Berkumpul?

Ada kebahagiaan tersendiri bila bisa berkumpul bersama para pejuang. Setidaknya, menjaga semangat terus terjaga dan menyala. Sudah menjadi fitrah manusia, setiap manusia memiliki naluri eksistensi diri. Pada suatu kondisi, naluri ini bisa mendorong seseorang untuk semangat. Tetapi pada sisi yang lain, menggodanya juga untuk bersantai ria.

Oleh karena itu, mendasarkan aktifitas hanya pada dorongan naluriah semata, hanya akan membuat semangat yang kembang kempis. Visi yang ditanamkan dalam suatu aktifitas, memang bisa membantu menjaga semangat tetap menyala. Akan tetapi, hal itu tidak akan menafikan adanya godaan naluriah untuk bersantai ria. Di sinilah pentingnya kita berkumpul bersama orang-orang yang se-visi.

Berkumpul bersama orang-orang yang se-visi sudah dilakukan sejak dulu. Oleh karena itu, kita melihat banyak sekali perkumpulan. Baik yang legal, ilegal, formal maupun non formal. Ada perkumpulan dokter, bidan, pengacara, penulis, sastrawan, pendakwah dan sebagainya. Bahkan ada juga perkumpulan penjudi, penjahat, koruptor dan yang semisalnya. Semua itu dalam rangka menjaga visi mereka.

Para penulis juga penting untuk berkumpul. Setidaknya ada kesamaan visi di antara visi-visi pribadi mereka. Apalagi bagi kita sebagai para penulis pemula, kumpul-kumpul bisa saling memotivasi di antara kita. Bisa saling menguatkan dalam mengahadapi godaan naluriah untuk bersantai ria, lalu menyerah di tengah perjalanan. Visi pun tinggal mimpi.

Kecanggihan teknologi telah dibuat untuk mempermudah manusia. Berkumpul pun bisa dilakukan di dunia maya. Bisa via Whatsapp, messenger, facebook dan fasilitas sosial media lainnya. Karena berbagi ilmu, motivasi dan semangat bisa dilakukan via komunikasi literal, tidak harus verbal.

By the way , mari kita kumpul-kumpul. Mari kita jaga semangat kita untuk meraih visi kita masing-masing. Semoga kita bisa menjadi para penulis yang inspiratif dan mencerahkan. Sehingga mampu mendorong masyarakat kita menjadi masyarakat terbaik dunia. Teringat pesan dari salah seorang guru, semua berawal dari kumpul-kumpul. (26/12/2015)

(Ary Herawan, Penulis binaan Apu Indragiry @Akademi Menulis Kreatifl)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar