Ia satu
Hakikatnya, ia hanya satu
Jika muncul lebih dari satu
Sisanya mesti keliru
Untuk perkara yang qath'i
Satu untuknya adalah mesti
Yang lain adalah salah, itu pasti
Adapun untuk perkara yang dzanni
Yang benar, dua pahala diberkahi
Jika salah, satu pahala pun kan diberi
Memilihnya bukan karena egoisme
Memisahkan wahyu darinya, terjebak sekulerisme
Menakarnya dengan benda semata, terjerumus materialisme
Mencampurnya dengan yang salah, tergoda sinkretisme
Mencarinya berdasar akal terbimbing wahyu, itulah yang sejati
(Yang Menikmati Kebenaran Islam, Rabi'ul Awwal 1437 H)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar