Kebangkitan Islam yg hakiki (khilafah Islamiyyah) semakin tak tertahankan. AS menggunakan 'jurus mabuk'. Berbagai cara dilakukan dari mulai stigmatisasi gerakan Islam dan terorisasi, sampai me'lunak'kan ide-ide Islam untuk melanggengkan penjajahannya.
Termasuk juga membuat kanal-kanal utk mengalirkan semangat kaum muslim yg semakin menggebu. Sekulerisme bagaikan benteng yg sudah tidak mampu lagi menahan dorongan kaum muslim untuk menuju Khilafah Islamiyyah, karena itu AS mmbuat kanal-kanal kecil untuk mengalirkan dorongan perubahan tersebut, supaya hantaman trhadap benteng sekulerisme melemah.
Di antara langkah yg dilakukan AS adalah, memunculkan khilafah palsu dan mendukung rezim (penguasa) muslim yg secara nyata tidak menerapkan Islam scara kaffah, spaya terlihat hebat dan mantap, bagaikan Iran dulu pasca revolusi putih. Sehingga kaum muslim merasa sudah ada kebangkitan, dan terbelokkan dari jalan lurus. Padahal pada intinya sistem dan cara berpikir yg dipakai tetaplah sistem dan cara berpikir penjajah. Jika demikian, maka jadilah kaum terjajah yg tidak sadar sedang dijajah.
Itulah kanal-kanal sekulerisme. Tetapi, sebanyak apapun kanal sekulerisme yang dibuat AS, tidak akan pernah menghentikan kebangkitan Islam yang hakiki, karena itu merupakan janji Allah Swt yang pasti.
wallohu a'lamu bishshowwaab.
(Ary Herawan, 23 Muharam 1437 H)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar