Senin, 11 September 2017

Mengakhiri Derita

Derita umat ini bukan hanya Rohingya
Ada Palestina, Afghanistan, Suriah,
Irak, Xinjiang, Ethiopia, Yaman, 
Dan negeri-negeri terjajah lainnya
Membuat air mata seolah tiada keringnya
Bumi pun membasah karena darah
Luka lama bertambah parah
Luka baru datang bertambah
Dan terus bertambah
Bermula dari melemahnya aqidah
Merambah pada pengabaian syariah
Lalu berujung pada penghapusan khilafah
Negeri Islam menjadi hidangan mewah
Bancakan para penjajah
Belum lagi dengan eksploitasi via ekonomi
Dengan cekikan dan jeratan utang ribawi
Pajak semakin meninggi dari hari ke hari
Kaum asing pendatang bermodal tinggi
Berduyun-duyun menggeser pemilik negeri
Tak ada perisai laksana Abu Bakar Sang Khalifah
Tak ada perisai laksana Umar Abu Hafshah
Tak ada perisai laksana Mu'tashim Billah
Tak ada perisai laksana Abdul Majid yang bermarwah
Menjaga aqidah,
Menjaga setiap jengkal negeri dengan penuh izzah
Negeriku negeri Islam
Negeri untuk seluruh umat
Aturan syariah yang penuh rahmat
Khilafah untuk keadilan seluruh rakyat
Tanpa ada paksaan dan tanpa penindasan
Berbagai keyakinan hidup berkeadilan
Ketika darah kaum muslim akan terjaga
Darah kafir ahlu dzimmah pun haram dinoda
Semua hidup di bawah aturan Sang Pencipta
Tanpa penjajahan sesama manusia
Rohingya membuka mata
Sungguh penghalang kita adalah pikiran kita
Ketika setiap bangsa merasa mulia
Serta berharkat jika menginjak selainnya
Sampai kapankah kita terinjak?
atau ingin jadi penginjak?
Apabila terus demikian adanya
Rohingya bukanlah yang terakhir
Mari akhiri derita umat yang terjajah
Dengan khilafah yang menerapkan syariah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar