Selasa, 24 November 2015

Asa Terlarang

Silau kemilau merayu kalbu
Silap permata menggoda asa
Jejak langkah terekam sudah
Di atas duri emas dan bara permata
Tinggallah cerita

Menatap cermin terasa indah
Rindu merindu-rindu
Goda menggoda-goda
Asa terlarang mengundang takjub
Ku harus berlari pergi
dan terus berlari tanpa henti
Berpeluh lelah menuju Ilahi

Pintaku
Ya Al Ghani, Ya Al Ghafur
Sungguh ku bersimpuh
Penuh harap akan manisnya imanku

(Ary Herawan, waktu dzuhur, 13 Shafar 1437 H)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar